by wdcreezz.com

Name

Email/URL

Message


Saturday, June 25, 2005

+ +

What i have to say? God, what a surprise that U gave to me. I hope it is final, cause honestly I am tired writing in this F*CKING blog =)
broken crown @ 11:52 PM

________________________________


Sunday, June 19, 2005

+ +

Nafas tercekat, jantung berhenti seketika. Rindu juga pada ambang emosi yang mendorong keputusan dalam hitungan detik. Melompat dari tempat duduk, berlari ke bawah, dan melajukan kendaraan. Lalu apa? Hendak mencari apa? Aku masih tidak tahu, karna kecepatan 140 km/jam membuatku sedikit sibuk berkonsentrasi tuk menyetir dalam rinai hujan yang semakin enggan berkompromi. Kali ini rasa takut telah melayang pergi, bersama asa yang semakin menipis...

broken crown @ 11:03 PM

________________________________




+ +

Kadang cemburu itu seperti banteng mengamuk melihat kain merah. Bernafsu sekali lampiaskan isi hati, yang mau tak mau harus kuakui erat hubungannya dengan kepemilikan. Sayang sekali hari ini harus berepilog sedemikian rupa. Harga yang cukup tinggi untuk ditukar dengan lengkung senyum selama ini. Dunia berputar, hidup berjalan, dan kenangan, ya diam membusuk hingga otak terlalu berat mencernanya.
broken crown @ 1:11 AM

________________________________


Friday, June 17, 2005

+ +

Kembali tanggal 18 Juni. Sudah enam tahun dan mungkin lebih aku melewati jam dua belas pijakan usia dengan menghabiskan waktu di luar rumah, bersama teman, sahabat, pacar, atau entah siapa mereka di bawah kilatan sinar laser dan musik yang begitu hingar bingar. Yang kali ini akan kulewati dengan kontemplasi, walau di bawah sadar mungkin. Sendiri selalu membuatku merasa lebih baik dalam mengambil langkah, dan tentu sekarang adalah saatnya. Bukannya aku tidak punya dia, mereka dan kalian untuk berbagi. Tapi kali ini adalah saat aku tidak mengurangi stok vodka absolute di carrefour =D
broken crown @ 9:57 PM

________________________________




+ +

Tengah berias diri, di tengah hening fajar. Untuk ideal apa yang disebut cantik, dikemas lengkap dengan sematan raga. Manekin keindahan yang kan ditatap mereka, yang tunjuk kanan terpelajar dan kiri lontarkan dengan pujian. Mari, jabat tangan untuk sekilas dua kilas tarikan senyum. Aku diminta berias, bukan tuk sang raja, yang teduhkan hari-hari sahara, rendahkan pandang puan tundukkan di rembulan saja. Penuh bulat bagai bola mata, dan mungkin pipi. Ranum bibir yang pucat ditimpakan merah semu. Nyatanya instan kugadaikan sehelai duka yang melibat gerak tangan dan kaki. Sub rosa, ini rahasia kita. Kau balurkan suka lamat-lamat pada perih yang hampir menguap. Dengan setangkai mawar merah kau kenalkan lagi arti rasa yang tadinya hendak beranjak pergi.
broken crown @ 1:51 AM

________________________________


Thursday, June 16, 2005

+ +

Jadi begini rasanya menjadi kulit ari yang terlupakan. Selamat menempuh hidup baru, kau pasti berhasil menjadi "seseorang" di atas bilur-bilur orang lainnya, yang bisa jadi adalah aku.
broken crown @ 12:57 AM

________________________________


Tuesday, June 14, 2005

+ +

Hidup susu dan kalsium, hidup telapak primata terdahulu, hidup generator mimpi yang mendidih dalam inti raga. Kusimpan bulat rintihan, andai bisa kubuang saja, dan mengatupkan kedua tangan tuk genggam seutas benang penentu nasib. Entah kenapa aku belum berani mati, aku masih banyak berharap pada mimpi yang pernah kubuat. Aku hanya ingin benar-benar hidup.
broken crown @ 9:46 PM

________________________________




+ +

Mulai bernafas, pulih dari ketidaksadaran, berkelana sudah dengan jerih payah pemahaman teks dalam konteks, lalu biarkan saja semua merepih dalam bayu yang tercium mega, teteskan butiran asa, tegaskan lega berangsur pulih, menuju apatis yang nampaknya lebih baik, dan buta huruf tak lagi terbata tapi hilang lidah mengeja kata cinta!
broken crown @ 11:16 AM

________________________________


Sunday, June 12, 2005

+ +

Nominalkan apa yang kau bilang usaha, mungkin sebatas 350 rupiah kali belasan, tanpa satu pun nada sambung yang diikuti 'halo?'. Luar biasa, mari kita semua bertepuk tangan. Atas kebodohan insan ini, yang lagi-lagi tertipu oleh mimpi-mimpi. Bahkan aku tak ingat, untuk menyebutmu mimpi, karna kau dahulu adalah nirwana. Sebelum lagi-lagi kau patahkan rasa, hancur lebur ludas tandas, dan cukup sudah kesempatanmu.
broken crown @ 12:06 AM

________________________________


Tuesday, June 07, 2005

+ +

Manusia yang begitu sempurna; memang lebih mudah melihat cacat di diri orang lain. Karna mata memang diberi untuk saling koreksi satu sama lain. Mataku untuk salahmu dan matamu untuk salahku. Tapi tentu semuanya tidak sesederhana itu. Apakah aku juga berkata sama padamu, alangkah baiknya jika kau tidak meninggalkanku menangis berjam-jam dengan duka teramat dalam yang mengiris bentuk hati di kanvas gambar sempurna anak kecilku? Alangkah baik...ya, alangkah baik.
broken crown @ 11:04 PM

________________________________


Monday, June 06, 2005

+ +

What is a loss? Maybe I can not describe it well, cause to me life is all about subsitution. What a beautiful day, full of splash here and there. Similar with a roller coaster, am so afraid to crash and fall, from the highest sky till the deepest and lowest ground. Who knows what will happen next? Que sera sera, at least I've tried my best...and let the funeral of heart begins.
broken crown @ 10:44 PM

________________________________


Sunday, June 05, 2005

+ +

Jadi hitungannya telah genap, dalam penanggalan ganjil yang seharusnya saling silang. Aku tidak tahu apakah ilmu pertama yang diajarkan padamu adalah ilmu perang atau strategi. Betapa tempo semakin cepat dan nafasku nyaris penuh dalam kantong asam. Duniaku berputar, begitu hening dan memusingkan. Aku nyaris tersedak rasa mual yang membabi buta, dan rupanya aku vertigo. Mungkin tadi kita naik terlalu tergesa, hingga lupa kenakan sabuk pengaman bianglala.
broken crown @ 1:38 AM

________________________________


Sunday, May 29, 2005

+ +

Katamu aku tambah cantik, betulkah? Atau kejemuan telah berangsur pergi, dan kau memutuskan untuk kembali berlabuh? Ah, aku tidak tahu. Aku hanya ingat saat senja tadi kita bertemu, ada yang terbentang nyaris sama waktu aku memberimu frame hitam pertama. Aku sedikit ragu dan banyak takut. Aku tak bergrafik rasa, aku gugup dalam pertumbuhan, dan sinar matari seakan begitu pelit.
broken crown @ 3:28 AM

________________________________


Saturday, May 28, 2005

+ +

Hitungan jam yang terlalu banyak tuk habiskan fikir,
memompa rasa setengah mati,
di sela penggalian memori.

Kulit memucat, bibir menggurat perih,
lingkaran hitam di bawah kelopak mata,
denyut saling silang dalam garis kehijauan,
semakin tak menentu dan enggan.

Lalu kan sisakan apa?
Suatu jawab atas kebodohan.
Kau telah termakan cinta,
atau hanya frase atas cinta.
broken crown @ 4:03 AM

________________________________




+ +

Setialah pada mereka yang tak bisa kau lihat,
tak bisa kau gapai, tak dirasakan sensor jemari,
tak bisa kau miliki seutuhnya dan tak berjanji palsu...

Karna mereka kan lebih abadi,
lebih tepat janji, dari janji itu sendiri...

Mereka adalah rasa,
yang diperanakkan rasa,
tanpa perlu bertanya mengapa.
broken crown @ 3:55 AM

________________________________


Wednesday, May 25, 2005

+ +

Dunia yang egois,
terus berotasi tak kenal waktu,
tak perduli hari ini aku patah hati,
dia sakit hati, dan kalian bunuh diri..

Siapa yang egois?
Menyalahkan dunia dan dia,
atas patron yang kita pilih sendiri.
Jadilah kita orang buta yang hilang dengar..

Ingin mati, seperti tahu saja rasanya mati,
hidup saja tak enak, apalagi mati?
Dan siapa perduli? Jawabnya tidak ada,
karna dunia masih tetap berputar.

Tak usahlah memburu takdir,
kematian yang akan menghampiri,
atau mengejar siapapun yang berlari di depannya.
broken crown @ 1:48 PM

________________________________




+ +

Sudah lama tidak duduk bersanding debu dan asap rokok, ditemani malam yang nyata, dan dua teman hebat yang mengaku tidak sedang menghibur. Tempat yang sama, dengan komposisi rasa-fikir yang berbeda, dan tentunya masalah yang lain lagi.

Pernah tahu rasanya perih hingga nafas tercekat dan jantung enggan berdetak? Pasti pernah, dan tentu tak jauh-jauh dari masalah rasa.

Mengurai cerita terkadang sangat membantu, tapi baru kali ini aku mendapati betapa mudah mereka membuatku tertawa dalam keapatisan rasa yang terus berefek bola salju. Salut, kawan..betapa ilmu ekonomi dan teknik membantuku membuat pola jahitan yang baru...
broken crown @ 1:44 PM

________________________________


Design : starwings